PENERAPAN PENERAPAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM)
(SAK EMKM)
Abstrak
Abstraksi.
Permasalahan yang umumnya dialami para pelaku UMKM adalah keterbatasan pemahaman akuntansi yang memiliki kemampuan dalam akuntansi. Hal ini menyebabkan UMKM menggunakan pencatatan sederhana yaitu dengan mencatat penerimaan dan pengeluaran kas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis penerapan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SEK-EMKM) Pada UMKM UD. Andalan jaya. Jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada UMKM UD. Andalan Jaya di Kabupaten Tegal. Jenis data yang digunakan data primer. Data primer dari penelitian ini berasal dari jawaban responden seperti jawaban atas interview pelaku usaha. Data diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi langsung. Data tersebut dianalisis menggunakan akuntansi pokok dalam penyusunan laporan keuangan pada UD Andalan Jaya berdasarkan literatur Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) tahun 2018. Hasil penelitian bahwa UD Andalan Jaya tidak memiliki laporan keuangan dan hanya memiliki catatan atas transaksi penjualan dan pembelian, sehingga hal ini tidak sesuai dengan pedoman Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah. Penelitian ini menghasilkan posisi keuangan UD Andalan Jaya periode 31 Desember 2020 sebagai berikut Aset Rp. 1.795.099.224, Kewajiban Rp. 750.000.000, Modal Rp. 1.045.099.224, dan Laba bersih Rp. 240.099.224.







